GSVL: Selamat Jalan Pak SHS, Jasa dan Pengabdian Bagi Kota Manado Tidak Akan Pernah Kami Lupakan
Dr Drs Sinyo Harry Sarundajang, telah berpulang ke Rumah Bapa. Namun, jasa dan pengabdian semasa Almarhum hidup akan abadi bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara.
Tidak bisa dipungkiri selama 10 tahun memimpin Provinsi Sulut, SHS demikian julukan bagi Almarhum. Telah membuat bumi nyiur melambai maju dalam segala aspek, karena itu rakyat Sulut menyebut Almarhum bapak pembangunan.
Itu juga diakui oleh Walikota dua periode Manado, DR Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut SH MSi DEA. Sebagai orang yang pernah merasakan digembleng sebagai birokrat oleh Almarhum. GSVL menyebut Almarhum telah menjadi sumber inspirasi serta motivasi bagi dirinya baik ketika masih aktif sebagai birokrat, politisi hingga memimpin Kota Manado.
GSVL bahkan memuji etos kerja dan gaya kepemimpinan Almarhum yang berorientasi pada pola pemerintahan yang benar-benar fokus untuk kemajuan daerah. Kata GSVL, berkat tangan dingin Almarhum mengelola birokrasi pemerintahan, Sulut bisa bersaing dengan daerah maju lain di Indonesia. Pembangunan melaju pesat, pertumbuhan ekonomi melejit dan kesejahteraan rakyat meningkat, seiring dengan berkurangnya penduduk miskin di Sulut.
Benar kata-kata GSVL itu. Almarhum bukan birokrat kaleng-kaleng. Karirnya dirintis dengan perjuangan tanpa kenal menyerah, Almarhum tidak mendapat jabatan dan penghargaan secara instan. Lihat saja deretan jabatan strategis pemerintahan yang pernah diembannya.
Mulai dari Sekwilda Minahasa, Walikota Madya Bitung, Inspektur Jenderal Depdagri, Pejabat Gubernur Maluku dan Maluku Utara, Gubernur Sulut pertama pilihan rakyat selama dua periode, dan dipercayakan Presiden Jokowi selaku Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Filipina merangkap Kepulauan Marshal.
Dan istimewanya lagi, meski hanya dalam waktu singkat. Almarhum SHS pernah dipercayakan untuk menjadi pelaksana tugas Walikota Manado, di samping jabatannya selaku Gubernur. Karena itu, GSVL mengatakan jajaran Pemkot Manado patut berbangga dan berterima kasih karena pernah merasakan bagaimana cara pikir dan pola tindak Almarhum ketika memimpin Kota Manado walau tidak dalam waktu lama.
Untuk memberi penghormatan atas dedikasi Almarhum semasa menjabat Walikota Manado. GSVL mengambil inisiatif mengajak jajaran pejabat Pemkot Manado untuk melayat di rumah duka Almarhum SHS.
GSVL didampingi Ketua TP PKK Manado, Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene MS, serta Sekdakot Manado Micler CS Lakat SH MH . Tiba di rumah duka, GSVL dan rombongan disambut langsung oleh istri Almarhum, Ny Deetje Adelin Sarundajang Laoh Tambuwun dan keluarga besar.
"Kehadiran saya bersama istri, keluarga dan anak bersama kawan-kawan Pemkot Manado, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dalam pengabdian Almarhum baik sebagai Gubernur Sulut, maupun ketika menjadi Pelaksana Tugas Walikota Manado, 1 Agustus 2009 sampai 26 April 2010. Sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi seluruh jajaran Pemkot Manado pernah diberikan Tuhan salah satu putra terbaik Sulut bahkan Indonesia memimpin Kota Manado," ucap GSVL.
"Selamat jalan Pak SHS, Tuhan menyambutmu di Sorga. Kami tidak akan pernah melupakan jasa dan pengabdianmu bagi Provinsi Sulut khususnya Kota Manado. Kepada keluarga khususnya Istri, Ibu Deetje, anak-anak dan cucu yang ditinggalkan. Doa kami kiranya tetap kuat dan tabah, karena kita meyakini dalam situasi apapun Tuhan akan selalu memberi kekuatan serta penghiburan," sambung GSVL menyudahi sambutan. (jeklyMS)












Komentar
Posting Komentar