Pimpin Ibadah Minggu GMIM Imanuel Ranowangko, GSVL: Di Hari Kasih Sayang Ini Terus Poles Iman Percaya Agar Indah di Mata Tuhan















Kasih yang benar adalah di mana kita bisa menunjukkannya kepada semua orang di setiap saat. Ada kalanya kasih kita ditentukan oleh perasaan hati (mood) kita saja. Bila perasaan hati kita sedang tidak baik maka kita tidak menunjukkan kasih. Padahal sesuai ajaran Alkitab kasih itu merupakan bagian dari buah Roh, tentang bagaimana manusia bukan hanya memoles diri agar terlihat menarik di mata orang lain tapi jauh daripada itu indah di Mata Tuhan.

Demikian inti khotbah dari Ketua Pria Kaum Bapa Sinode GMIM, Pnt DR Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut SH MSi DEA. Saat menjadi khadim pada ibadah Minggu di GMIM Imanuel Ranowangko, Wilayah Tanawangko Dua.
"Telah kita baca dalam 1 Yohanes 1:1-10, untuk dapat hidup kekal dan disayang oleh Tuhan, senantiasa torang terus perkuat iman percaya untuk setia berada dekat denganNya. Dalam konteks pembacaan ini, pertama kita harus yakin dan percaya hanya pada Tuhan Yesus, jangan sampe torang balaeng," ucap GSVL.
Selanjutnya dengan tegas GSVL mengatakan bahwa hidup kekristenan jangan hanya tampak pada identitas diri, namun harus melekat dalam sikap dan perbuatan yang menggambarkan teladan kebenaran dan kebaikan Tuhan Yesus. Dengan demikian iblis tidak akan mudah menggoda manusia hingga jatuh dalam dosa.
"Berenti jo ja beking dosa, jangan munafik, jangan tu stel jago, jangan sombong, jangan egois, jangan batowo, jangan cuma rajin basaksi, rajin pi gereja, rajin basumbang, rajin melayani, mar cuma prong supaya orang mo lia. Padahal hati tidak lurus, hidup jauh dari kata gambaran serupa Allah, tidak bisa setia kepada pasangan hidup yang sudah dipersatukan Tuhan, menipu orang lain, hati dipenuhi dendam dan iri hati. Ini yang Tuhan paling tidak suka, karena itu dalam Firman dikatakan kita harus bertobat agar kita bisa memasuki Firdaus baru meski pintu untuk masuk kedalamnya sempit, kita harus berjuang agar bisa masuk," tegas GSVL.
Lanjut disampaikan GSVL, Tuhan masih memberi kesempatan agar manusia berubah menjadi pribadi yang takut akan Tuhan, gemar melakukan hal-hal baik, mengasihi dan membantu sesama dengan tulus, dan melayaniNya dengan sungguh.
"Di hari kasih sayang ini, bukan hanya buat fisik jadi menarik, mari torang tambah dan terus poles iman percaya supaya indah di mata Tuhan. Sayang dan kasihi istri dan suami sendiri, jangan sampai sayang orang lain yang bukan pasangan sah. Cintai anak-anak dan cucu, serta seluruh keluarga kita, termasuk dalam persekutuan di kolom dan jemaat, serta bermasyarakat, terapkan sikap hidup sebagaimana ajaran kasih Kristus. Dengan demikian torang samua akan disapa Bapa di Surga dengan sebutan 'ini anakKu yang Ku kasihi', dan dipanggilNya kita sebagai 'sahabat'," kata GSVL.
Terakhir GSVL berpesan agar seluruh jemaat tetap menopang kerja bersama dalam upaya meredam penularan Covid 19 lewat sikap disiplin protokol kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan dan terus berdoa agar Tuhan memulihkan Sulut dari keadaan sulit sekarang ini. (jeklyMS)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pencatat Nikah Keluarga Baru Lumenta-Sondakh, GSVL: Pernikahan Itu Komitmen Total di Hadapan Tuhan

Meilany F Limpar SH MH Resmi Pimpin Ombudsman Sulut, GSVL: Kiranya Pelayanan Publik di Sulut Khususnya Kota Manado Makin Baik dan Berkualitas

Jadi Pencatat Nikah, Pesan GSVL Bangun Pondasi Keluarga Yang Takut Akan Tuhan