Jenazah Almarhum SHS Disemayamkan di Kantor Walikota, GSVL: Bagi Saya Bersama Seluruh Jajaran Pemkot dan Masyarakat Manado Ini Sebuah Kehormatan Luar Biasa dan Tidak Akan Kami Lupakan
Perasaan sedih terlihat dari raut wajah Walikota dua periode Manado, DR Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut SH MSi DEA, saat menjemput langsung kedatangan jenazah Almarhum mantan Pelaksana Tugas Walikota Manado. Periode 1 Agustus 2009 – 26 April 2010, Dr Drs Sinyo Harry Sarundajang, untuk disemayamkan di Kantor Walikota Manado.
Mata GSVL berkaca-kaca, saat iring-iringan kendaraan yang membawa jenazah Almarhum tiba di Kantor Walikota. Namun juga GSVL mengaku sangat bersyukur dan berbahagia, karena diberi kesempatan oleh keluarga. Almarhum bisa hadir di Kantor Walikota untuk yang terakhir kalinya.
Setibanya di Kantor Walikota, GSVL langsung menghampiri dan membuka pintu mobil Jenazah almarhum. Isak tangis seketika pecah.
Nampak ikut menyambut jenazah Almarhum SHS. Ketua TP PKK Manado, Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene MS. Wawali Manado Mor D Bastiaan SE, Sekdakot Micler CS Lakat SH MH, dan unsur Forkopimda, sejumlah pejabat serta ASN Pemkot Manado.
Dalam sambutannya, GSVL menyebut kehadiran terakhir Almarhum di Kantor Walikota merupakan sebuah kehormatan yang sangat luar biasa. GSVL mengatakan bakti dan dedikasi Almarhum bagi Kota Manado tidak akan terlupakan dan akan tertulis dalam goresan tinta emas.
"Saya dan kawan-kawan Pemkot Manado tidak akan melupakan jasa Almarhum dalam meletakkan pondasi dasar pembangunan dan kerukunan di Kota Manado, ketika Almarhum Pak SHS dipercaya menjabat Walikota Manado merangkap tugas selaku Gubernur Sulut," papar GSVL.
GSVL tidak lupa mengucapkan terima kasih atas kesediaan keluarga besar Sarundajang Laoh Tambuwun, untuk memberi kesempatan bagi segenap jajaran Pemkot Manado memberikan penghormatan terakhir kepada Almarhum.
"Saya berterima kasih pada Ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, anak-anak dan cucu serta seluruh keluarga besar. Kami sangat mencintai yang mulia Almarhum Pak SHS. Teladan dalam pengabdian bagi Kota Manado tidak bisa kami balas. Selain mendoakan kiranya Tuhan menyambut di Sorga kepulangan Bapak Pembangunan dan Kerukunan, Kota Manado, Provinsi Sulut, Bangsa Indonesia bahkan dunia. Doa kami juga, Tuhan akan memberi kekuatan serta penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan. Sekali lagi selamat jalan, kakak, orang tua, guru dan mentor saya, namamu akan abadi dalam hati dan sanubari saya dan kami semua," demikian GSVL. (jeklyms)















Komentar
Posting Komentar